SUMBER DAYA GENETIK DOMBA LOKAL POTENSIAL INDONESIA DARI PULAU SABU, NUSA TENGGARA TIMUR (NTT)

7

Gambar 1. Domba Ekor Gemuk (DEG) dari Pulau Sabu, Nusa Tenggara Timur (NTT) Indonesia merupakan salah satu tipe domba lokal potensial Indonesia yang berkembang luas di Pulau Sabu NTT, masih menunjukkan karakteristik fenotipik yang sangat bervariasi, diantaranya adalah warna rambut/bulu yang sangat bervariasi antara Hitam dan Putih atau kombinasi antara dua warna tersebut (Foto oleh August Ridlof Riwu, 2016).

Domba Ekor Gemuk (DEG)  ini di introdusir oleh Belanda pada awal abad 20 ke Pulau Sabu dan Raijua,NTT. Hasil observasi awal fenotipik  domba ini menunjukkan  karakter   warna bulu putih dan hitam atau kombinasi antara kedua warna, jantan memiliki ekor yang besar sedangkan betina tidak, jumlah anak per litter 1 hingga 2 ekor. Domba  ini memiliki  warna bulu putih dan hitam atau kombinasi antara kedua warna, jantan memiliki ekor yang besar sedangkan betina tidak. Keberadaannya di wilayah ini sudah menjadi bagian dari adat istiadat masyarakat setempat.(August R. Riwu, 2016).Continue reading

OLIMPIADE REKORDING DAN KONTES TERNAK KAMBING HASIL INSEMINASI BUATAN (IB) WILAYAH MALANG RAYA-JAWA TIMUR.

Kontes ternak kambing  hasil Inseminasi Buatan (IB)  yang sekaligus dikombinasikan dengan kegiatan olimpiade recording telah diselenggarakan dengan sukses pada tanggal 8 Oktober 2016 di Laboratorium Lapang Fapet UB di desa Sumber Sekar, Dau, Malang. Kegiatan ini merupakan serangkaian penerapan IPTEKS  bagi Masyarakat (IbM) yang didanai oleh Kemenristekdikti pada tahun anggaran 2016. Kontes ternak kambing hasil IB yang disambut sangat antusias oleh beberapa kelompok peternak binaan Fakultas Peternakan UB ini merupakan  kontes kambing yang pertama di Wilayah Malang Raya,  diselenggarakan oleh Tim IbM  Fakultas Peternakan UB yang diketuai oleh Adelin Ari Hamiyanti, Spt, MP. Ada 6 kelompok peternak  dari Singosari/Lawang, Punten/Batu, Drigu/ Poncokusumo, Jeding/ Dau dan Karang Ploso/Malang dan bahkan peternak dari Surabaya, terdiri dari  19 ekor kambing hasil IB terbaik dari masing-masing kelompok yang diikutsertakan pada acara kontes tersebut.

Gambar 1. Kegiatan Kontes Ternak dan Olimpiade Rekording Kambing Hasil Inseminasi Buatan wilayah Malang Raya, 2016: a. Peserta Peternak sebanyak 9 peternak dari 6 Kelompok Peternak dan Panitia Kontes.b. Ternak terbaik peserta kontes yang dibagi dalam 5 kelompok/kategori, c. Pengukuran vital statistik dan penimbangan ternak kontes dan d. Peternak peserta kontes dan Olimpiade Rekording.( Foto G. Ciptadi, 2016).

Gambar 1. Kegiatan Kontes Ternak dan Olimpiade Rekording Kambing Hasil Inseminasi Buatan wilayah Malang Raya, 2016: a. Peserta Peternak sebanyak 9 peternak dari 6 Kelompok Peternak dan Panitia Kontes.b. Ternak terbaik peserta kontes yang dibagi dalam 5 kelompok/kategori, c. Pengukuran vital statistik dan penimbangan ternak kontes dan d. Peternak peserta kontes dan Olimpiade Rekording.( Foto G. Ciptadi, 2016).

Continue reading

IPTEKS-INOVASI KREATIFITAS KAMPUS: IbIKK produk dan konservasi semen beku ternak ruminansia kecil langka unggul

Kegiatan ibikk ini dilaksaakan di laboratorium Lapang Sumber Sekar Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya. Semen beku yang diproduksi dari jenis kambing, hasil persilangan PE dengan Boer, dan domba Domba eks Merino dengan kualitas genetik yang sangat baik. Dalam waktu dekat akan dilengkapi domba Sapudi yaitu merupakan jenis domba yang telah dibakukan sebagai bangsa baru yang hanya di Jawa Timur. Pembekuan semen ternak-ternak ruminansia inilah yang dilakukan dalam kegiatan IbIKK ini

Meskipun permintaan akan jenis breed-breed ini masih relatif rendah, tetapi ini sangat perlu dilakukan dalam program jangka panjang khsusnya untuk bahan kajian/riset dan konservasi plasma nutfah sumber genetik ternak-ternak ruminansia kecil yang ada di Indonesia.Continue reading